Usia Lanjut Tak Pengaruhi Pemulihan Neurologis Penderita Cedera Tulang Belakang

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Kamis, 1 Januari 2026 | 21:43 WIB
Ilustrasi lansia yang sedang lakukan pemulihan cedera tulang belakang. (Pixabay)
Ilustrasi lansia yang sedang lakukan pemulihan cedera tulang belakang. (Pixabay)

Namun, dari sisi fungsional, pemulihan pada orang tua lebih lambat. Tes kemandirian sehari-hari, meliputi makan, mandi, pengaturan kandung kemih dan usus, serta mobilitas, menunjukkan skor rata-rata 31 saat masuk unit perawatan, dan naik menjadi 35 setelah satu tahun. Setiap tambahan satu dekade usia terkait dengan penurunan 4,3 poin pada skor tersebut.

Baca Juga: Perkuat Lini Tengah, Persijap Rekrut Jebolan Liga Prancis

Selain itu, peserta yang lebih tua menunjukkan peningkatan lebih kecil dalam semua tes berjalan dibandingkan peserta yang lebih muda. Temuan ini mempertimbangkan tipe cedera tulang belakang dan tingkat keparahannya.

Penurunan pemulihan fungsional paling nyata terjadi pada peserta berusia di atas 70 tahun. Pavese menekankan perlunya pendekatan rehabilitasi khusus bagi kelompok ini, termasuk mempertimbangkan kondisi penyerta seperti penyakit jantung, diabetes, atau osteoporosis.

"Orang berusia lebih dari 70 tahun membutuhkan pendekatan rehabilitasi khusus yang memperhitungkan kondisi lain yang mereka miliki, dan membantu mereka dalam pemulihan yang relevan untuk kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Baca Juga: Keputusan Mengejutkan, Borneo FC Lepas Fajar Fathurrahman

Satu keterbatasan penelitian ini adalah banyak peserta awal yang tidak menyelesaikan studi hingga satu tahun. Informasi mengenai alasan mereka keluar atau meninggal terbatas, sehingga hasil penelitian bisa berbeda jika karakteristik kelompok yang keluar berbeda dengan yang tetap ikut studi.

Meski demikian, penelitian ini memberikan gambaran penting tentang bagaimana usia memengaruhi pemulihan fungsional, dan menegaskan perlunya pendekatan rehabilitasi yang disesuaikan untuk kelompok lansia.

Temuan ini diharapkan dapat membantu tenaga medis, peneliti, dan pembuat kebijakan merancang program rehabilitasi yang lebih efektif, serta memperkuat strategi pengobatan yang mempertimbangkan usia pasien sebagai faktor penting dalam pemulihan cedera tulang belakang.

Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Medical Xpress

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bolehkah Lari Tiap Hari? Ini yang Perlu Diketahui

Minggu, 4 Januari 2026 | 22:28 WIB

Seberapa Penting Manajemen Tidur untuk Atlet?

Minggu, 15 Juni 2025 | 23:39 WIB

Manfaat Yoga untuk Aktivitas Olahraga

Jumat, 14 Februari 2025 | 07:51 WIB
X