KONI Bali Curhat Soal Permenpora Nomor 14 yang Meresahkan, Begini Jawaban Marciano Norman

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 26 Mei 2025 | 17:48 WIB
Terima audiensi KONI Provinsi hingga Kabupaten/Kota di Bali, Ketum KONI Pusat dengarkan aspirasi. (humaskonipusat)
Terima audiensi KONI Provinsi hingga Kabupaten/Kota di Bali, Ketum KONI Pusat dengarkan aspirasi. (humaskonipusat)

Secara umum Marciano tegaskan bahwa KONI Pusat beserta anggotanya, bahkan hingga organisasi olahraga tingkat akar rumput, selalu bekerja demi Merah Putih dan loyal dengan aturan yang berlaku.

Namun, bila ada aturan yang kurang sesuai, penting memperhatikan aspirasi yang diberikan.

Aspirasi merupakan bagian dari kebebasan bersuara yang sejalan dengan prinsip demokrasi. Tak hanya itu, aspirasi juga bagian dari upaya saling mengingatkan, Check and Balances untuk antisipasi masalah yang lebih besar.

“Jangan pernah berpikir kita menentang kebijakan pemerintah, justru kita memberikan masukan untuk menjaga wibawa pemerintah. Jangan pernah meragukan loyalitas KONI Pusat dan anggotanya kepada pemerintah," ungkap Marciano.

Baca Juga: KONI Pusat Minta Kejaksaan Menjadi Bapak Angkat Ji Jitsu

"Pemerintah tidak boleh salah, tapi pemerintah juga harus menerima aspirasi yang berkembang,” tegas Marciano didampingi, Waketum I Suwarno, Waketum II, Soedarmo, Sekjen Lukman Djajadikusuma, Kabid Pembinaan Widodo Sigit Pudjianto, Kabid Organisasi Eko Budi S., Wakabid Media dan Humas Tirto Prima Putra, Kasetum Suparyanto.

“Adanya KONI Pusat adalah untuk melayani anggotanya, yang bertujuan mengantar atlet meraih prestasi,” tegas Marciano.

Tujuan pengurus organisasi olahraga prestasi adalah mengantar atlet meraih prestasi, yang mana di masa damai mampu mengangkat harkat dan martabat Bangsa Indonesia di kancah dunia.

Ketika atlet menjadi juara, Bendera Merah Putih akan dikibarkan dengan diiringi berkumandangnya Lagu Indonesia Raya.

KONI Bali menyampaikan aspirasi ke KONI Pusat.

Selain kegiatan diplomasi, Bendera Merah Putih berkibar dengan diiringi Lagu Indonesia Raya hanya terjadi karena prestasi atlet.

Oleh karena itu, pengurus organisasi olahraga menjadi orang-orang yang beruntung karena memiliki kesempatan untuk mengangkat Bangsa Indonesia di dunia.

Para pengurus bersama atlet, pelatih dan ofisial merupakan Patriot Olahraga Indonesia. Dalam prakteknya, olahraga mampu mempersatukan seluruh entitas di Indonesia.

Baca Juga: 4 Pemain Vietnam Hadapi MU, Pelatih Kim Sang-sik Harus Bawa Dokter

“Kita bersyukur, kita masih diberikan panggung untuk membina olahraga Indonesia, mengantar atlet meraih juara yang membanggakan Indonesia. Mari kita buktikan bahwa olahraga pemersatu bangsa. Gelorakan ini semua, untuk mempersatukan bangsa ini,” tegas Marciano.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X