SportlinkNews - Strategic Advisor Kompetisi Futsal Indonesia (KFI), Jose Tirado langsung bekerja melakukan pemantauan langsung di ajang Futsal Nation Cup 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat.
Ia hadir bersama pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto dan Assem Kuzhanova untuk mencari atlet berpotensi dari turnamen ini.
Ketiganya ingin melihat sejauh mana grass root berjalan untuk pembinaan usia dini, serta atmosfer kompetisi.
Baca Juga: Menang Telak 3-1, Putri Jakarta Livin' Mandiri Buka Peluang ke Final Four
Agenda mereka dimulai dari SMAN 11 Pontianak. Mereka menyambangi juara nasional turnamen futsal pelajar.
Di sana, Jose dan tim berdialog dengan siswa serta pelatih, menggali sistem pembinaan yang mampu melahirkan pemain bermental juara.
Dalam kesempatan itu, Jose menyampaikan pesan penting, yakni bakat teknis harus berjalan seiring dengan kesiapan personal.
Baca Juga: Bidding Makin Panas! Argentina dan Maroko Ancam Ambisi Indonesia Jadi Tuan Rumah 2028
Menurutnya, penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, menjadi bekal krusial bagi pemain muda yang ingin menembus level internasional.
"Pemahaman bahasa akan membantu mereka menyerap instruksi pelatih saat menjalani trial maupun berkarier di liga luar negeri," katanya.
Kegiatan berlanjut dengan melakukan forum strategis bersama delapan klub peserta Nation Cup.
Baca Juga: Debut di All England 2026, Raymond/Joaquin Tak Sabar Injak Karpet Abu-Abu Ikonik
Hadir dalam diskusi tersebut perwakilan Pangsuma FC, Bintang Timur Surabaya, Black Steel FC Papua, Cosmo JNE FC, Unggul FC Malang, Fafage Banua, Kuda Laut Nusantara, dan Nanzaby FC.
Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai tata kelola klub profesional, termasuk manajemen kompetisi, pemasaran, dan pengembangan pemain. Sebuah langkah menuju standar profesional ala Eropa.
Kemudian, baru Jumat ini, 13 Februari 2026, Jose dan rombongan menyaksikan langsung pertandingan di GOR Terpadu Ahmad Yani. Atmosfer futsal Indonesia baru mereka rasakan di sini.
Baca Juga: Undian Piala Asia 2026: Timnas Indonesia di Grup Neraka, Vietnam Tantang Korsel
Setelah melihat, Jose menilai level persaingan sangat ketat dan berimbang. Sejumlah laga bahkan harus ditentukan lewat adu penalti, mencerminkan mentalitas kuat para pemain.
Namun yang paling menyita perhatian adalah fanatisme pendukung tuan rumah. Suporter Pangsuma FC menciptakan atmosfer riuh yang menurut Jose jarang ditemui di banyak negara.
"Energi tribun yang penuh gairah itu merupakan aset besar bagi perkembangan futsal nasional. Ini bagus," tukasnya.