2. Kekurangan Vitamin D
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rakhitis, yaitu penyakit yang memengaruhi pertumbuhan tulang pada anak.
Hal ini dapat membuat tulang kaki menjadi lemah dan membengkok ke arah luar, menciptakan kondisi kaki O.
Baca Juga: PSSI Protes ke FIFA, Wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf Rugikan Timnas Indonesia
3. Berat Badan Berlebih
Beban tubuh yang berlebih, terutama pada anak-anak, bisa memberi tekanan ekstra pada tulang kaki, sehingga memperburuk kondisi kaki O.
Penyebab Kaki X
Baca Juga: Italia 2 Belgia 2: Azzurri Tidak Bisa Berbuat Banyak dengan 10 Pemain
Sementara itu, kaki X atau yang dikenal sebagai genu valgum biasanya mulai muncul pada usia 2-7 tahun.
Kondisi ini juga bisa hilang dengan sendirinya seiring dengan pertumbuhan anak.
Namun, beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan kaki X meliputi:
Baca Juga: Inggris 1 Yunani 2: Taktik Berani Lee Carsley Jadi Bumerang
1. Genetika
Sama seperti kaki O, faktor keturunan memainkan peranan penting dalam kondisi kaki X.
Anak-anak yang memiliki riwayat keluarga dengan kaki X cenderung lebih berisiko mengalami hal ini.
Baca Juga: Shin Tae-yong Tanggapi Soal Wasit Ahmed Abu Bakar yang Merugikan Timnas Indonesia
2. Penyakit Tulang
Beberapa penyakit yang memengaruhi kekuatan tulang, seperti rakhitis atau kelainan metabolik, juga dapat menyebabkan kaki X.
Penyakit-penyakit ini membuat tulang tumbuh tidak sempurna sehingga bentuk kaki menjadi bengkok.
Baca Juga: Ini Gaji Tertinggi 15 Klub di Dunia, Bukan Liga Inggris tapi Arab Saudi
Artikel Terkait
Roy Keane Menyerah Dukung Manchester United: Mereka Terus Mundur!
MotoGP akan Berganti Identitas Usai Balap di Valencia
Komisi Grand Prix Larang Pengembangan Mesin MotoGP pada Musim Balap 2026
Susunan Pemain Bahrain Vs Timnas Indonesia: Mees Hilgers Debut, Malik Risaldi Jadi Starter
Bahrain Vs Timnas Indonesia Berakhir Imbang, Peluit Panjang Wasit Berbau Kontroversi