bulutangkis

Goh/Izzuddin Terancam Turun Peringkat Usai Jadi Ganda Putra Nomor 1 Dunia

Minggu, 15 Juni 2025 | 22:00 WIB
Goh/Izzuddin terancam kehilangan peringkat satu dunia setelah gagal tampil konsisten di dua turnamen besar, Singapore dan Indonesia Open 2025. (X.COM/FARAHANANI25)

SportlinkNews - Pasangan ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, tengah menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan posisi mereka sebagai pasangan nomor satu dunia.

Meski pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, terutama karena mereka menjadi ganda putra Malaysia pertama yang menempati peringkat teratas sejak Goh V Shem/Tan Wee Kiong pada 2016, konsistensi penampilan mereka kini dipertanyakan.

Prestasi luar biasa sebagai pasangan independen tak dibarengi dengan hasil gemilang dalam turnamen yang berlangsung setelah mereka meraih posisi puncak dunia.

Baca Juga: Hadapi Liga 1 2025/26 Persija Bakal Didominasi Pemain Muda Pilihan Mauricio Souza

Dalam dua pekan beruntun, mereka terhenti di babak perempat final turnamen besar, yaitu Singapore Open 2025 (level Super 750) dan Indonesia Open 2025 (Super 1000).

Kekalahan paling menyakitkan terjadi di Indonesia Open, saat mereka berjumpa pasangan tuan rumah, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Padahal, Goh/Izzuddin sempat memimpin di gim penentuan dengan skor 17-14 dan 19-17, namun akhirnya harus menyerah 19-21, 21-9, 19-21.

Baca Juga: Fabio Lefundes Ditunjuk Jadi Pelatih Kepala Borneo FC Samarinda untuk Liga 1 2025/26

Performa kurang maksimal ini membuat posisi mereka sebagai pasangan peringkat satu dunia semakin rapuh.

Apalagi dua turnamen besar selanjutnya — Japan Open (15-20 Juli 2025) dan China Open (22-27 Juli 2025) — menjadi ujian berat.

Goh/Izzuddin berstatus juara bertahan di Japan Open. Kegagalan mempertahankan gelar atau hasil buruk di China Open bisa menyebabkan mereka terdepak dari puncak.

Baca Juga: Harap-harap Cemas Bobotoh, Bojan Hodak Sudah Siapkan Pemain Baru untuk Hadapi Liga 1 2025/26

Kondisi ini turut mendapat perhatian dari mantan pebulutangkis Malaysia, James Selvaraj.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga performa dan fokus setelah mereka memilih jalur independen dan keluar dari pelatnas BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia).

Halaman:

Tags

Terkini