Ratchanok tancap gas selepas interval dengan merebut empat poin beruntun dan unggul 16-13. Gregoria Mariska Tunjung mampu menyamakan kedudukan 17-17 dan mencapai game point 20-18.
Ratchanok memaksa deuce setelah mengejar ketertinggalan 20-20. Gregoria berhasil meraih dua poin beruntun dan merebut gim pertama dengan keunggulan 22-20.
Kejar-kejaran poin kembali tersaji memasuki gim kedua. Tercatat tiga kali skor imbanh yakni 5-5, 9-9, 17-17.
Baca Juga: Di Balik Pakaian Renang Berteknologi Tinggi Speedo yang Menantang Olimpiade
Sejurus kemudian Gregoria menyabet tiga angka beruntun dan mencapai match poin 20-17 dan 20-18. Kesalahan dari Ratchanok memastikan kemenangan Gregoria Mariska Tunjung 21-18.
Ini menjadi kemenangan pertama Gregoria Mariska Tunjung dari 8 pertemuan sebelumnya dengan Ratchanok Intanon.
"Lawan Ratchanok Intanon tidak bisa satu dua pukulan dapat poin, saya harus tahan dulu dengan polanya dia. Walaupun kecepatan bisa dibilang menurun tapi dia bisa menutupi dengan teknik yang sangat bagus," ujar Gregoria Mariska Tunjung.
Pertandingan selanjutnya di Uber Cup 2024 antara Indonesia vs Thailand menggelar ganda putri. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti bentrok dengan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.
Artikel Terkait
Liga-liga Eropa Frustrasi dengan Keputusan FIFA dan Perluasan Turnamen Internasional
Kunjungi Al-Nassr, Menpora Dito Beri Kode Ronaldo Bakal Main di Indonesia
Jalan Panjang Harus Ditempuh Timnas U-23
Sedih Komentar Sin Tae-yong Usai Timnas U-23 Kalah dari Irak
Guinea Jadi Jalan Terakhir Timnas U-23 Indonesia Menuju Olimpiade Paris 2024